Kamis, 24 Februari 2011

Kakak mulai banyak bertanya



"mom punya otak ga?" tanya kakak
"!!!????!?!?!?!?!?!??" berusaha tenang, ga bereaksi dulu, kalau orang dewasa yang nanya mungkin sudah ada tendangan Batman, but I am sure that my four year old daughter meant something else. Inget inget, kemarin baru beli buku di Gramedia tentang ensiklopedia organ tubuh manusia. Karena sebelumnya dia penasaran bener sama jantung dan detaknya. Lumayan harga buku itu tapi saya juga sudah berniat saat anak mulai banyak bertanya, saya juga mesti banyak membaca, biar ga salah ngasih pengertian, hi hi hi! Rupanya dia tertarik dengan setiap penjelasan yang saya pikir masih terlalu rumit untuk dia. saya coba ganti dengan bahasa saya sendiri berharap untuk gampang di mengerti.

Contohnya adalah fungsi otak. amazingly, perhatiannya penuh ke buku walau film kartun favoritenya sudah dimulai. Dan saya beritahu jika otak lah yang memerintah tangan, kaki untuk bergerak, dan yang mengingat hal hal yang pernah kita rasakan. Kebetulan paginya saya bangung tanpa kacamata dan berusaha mencari kemana mana.
Kakak yang lagi tidur menjawab," dibawah tempat tidur mom." katanya tanpa membuka mata
saya beri contoh kalau kakak mungkin melihat atau mendengar kacamata saya jatuh sehingga dia bisa mengingat dan menyimpannya di "otak"


Menyambung pertanyaan diatas, dia bilang," otak itu untuk apa mom?" biasanya dia perlu pengulangan lagi, just to make sure she remembered it correctly
"untuk mengingat, kak, untuk berpikir, untuk memerintah organ tubuh lainnya"
"kok otak mom ga hebat? ga inget kaca matanya dimana?"
toing.....ketawa deh! 


Satu lagi dari gambar dibuku ini yang membantu. Kakak biasanya ga mau buang ingus. Setelah melihat bakteri dan virus, serta pasukan daya tahan tubuh, kakak jadi lebih kooperatif sekarang. kalau lagi bersin dan keluar apollonya, dia langsung ngambil tissue. Dan sekarang kalau dia batuk saya pura pura panik dan mengingatkan "bakteri sudah mulai menang, daya tahan tubuh rania udah mau kalah.... " langsunglah kakak menegak 2gelas air putihnya.

dia liat juga ada bakteri yang menyerang gigi sampai ompong maka saya bilang,"ini yang terjadi kalau selesai makan manis ga mau sikat gigi" langsung kakak minta sikat gigi. Mandi juga begitu. Waah, buku ini worth it sekali walau menurut saya agak mahal. Semoga saja ga berlebihan nantinya obsessive dengan kebersihan

regards,