Jumat, 22 Juli 2011

Tips belanja barang sale di Inggris

Jakarta Great Sale kemarin sepertinya sukses yah, nyaingin Singapore Great Sale:) Kalau di Eropa bagaimana siy keadaannya saat lagi sale? Apa kayak di Singapore dimana mana orang rame dan bawa shopping bag? atau sale disana dianggap sesuatu yang biasa, kegiatan setelah minum teh dengan teman? Apa salenya besar besaran, atau cuma sekedar poster promosi biar orang tertarik masuk, taunya dibawahnya ada tulisan kecil yang bikin sebel 'up to' hi hi hi. Dibawah ini Ana akan sharing mengenai keadaan di Inggris
Kalau mom suka shopping dan dalam waktu dekat ada rencana berlibur ke Eropa, bulan Juli dan akhir Desember adalah musim sale. 
Memang tiket agak mahal karena musim liburan jd kalau berangkat akhir Juni (untuk sale bulan Juli) atau pertengahan Januari (untuk sale bulan Desember) masih bisa dapat tiket harga normal, tidak terlalu ramai n tetap bisa lihat sale. Iklimnya jg lbh menyenangkan krn bulan Juni tidak terlalu panas dan pertengahan Januari mestinya tidak bersalju seperti bulan Desember.
Saat ini sedang musim summer sale di England. Summer sale menjadi tradisi hampir di seluruh dunia saat penghujung musim panas untuk memasuki koleksi autumn/winter. Sebenarnya tidak semuanya diskon habis2an. Ada tulisan 'up to' kecil diatas angka diskon yang besar. Kadang dimulai dengan potongan 30% tapi makin turun kalau bersabar dan tidak takut kehabisan size yang dicari. Tips dari seorang shop assistant di Marks & Spencer: hari selasa atau kamis setelah 2-3 minggu masa sale biasanya ada instruksi untuk penyesuaian harga untuk barang2 yang belum laku. Yang lain juga kurang lebih sama menurut hasil observasi: Zara hari selasa, Gap hari senin. Jadi salah satu alasan tuk menghindari belanja pas wiken yang selalu penuh. 
Jangan lupa, kalau di suburb, hari Minggu biasanya toko2 'males' buka. Jam bukanya biasanya jam 10 pagi sampai jam 5 saja. Ini tradisi karena hari Minggu hari beribadah ke gereja. Walau tidak banyak yang masih melakukan tradisi ini, jam buka toko di hari minggu ini tetap dipertahankan. Beberapa toko kecil atau yang di kota2 kecil malah tutup sama sekali. Tidak seperti di kota London yang kebanyakan toko buka dari jam 9 pagi sampai 9 malam seperti di Indonesia, toko2 di luar London biasanya hanya buka sampai jam 6 sore, kecuali hari kamis bisa sampai jam 8 malam. Ada cerita juga dibalik hari Kamis ini. Menurut salah seorang local, di jaman dulu, upah dibayar seminggu sekali pada hari Kamis. Jadi di hari gajian, toko buka lebih lama. 
Saya tinggal di daerah Buckinghamshire, dan di sini ada shopping mall yang lumayan lengkap. Eden shopping centre, shopping centre yang baru diresmikan 2 tahun yang lalu di High Wycombe. Gampang dicapai dr London Marylebone train station hanya sekitar 30-40 menit dengan kereta yang nyaman atau dengan bis A40 dari London Heathrow airport Terminal 3. Naik kereta di England sebaiknya setelah peak hours jam 9.30 krn harga tiket sekitar 2 kali lipat kalau di pagi hari. High Wycombe memang tidak bisa dibandingkan dengan London tapi bisa jadi alternatif kalau tidak suka berdesakan dengan ribuan turis di London, lebih santai berbelanja di kota kecil dan hanya bersaing dengan penduduk lokal. Bisa juga melihat keseharian penduduk local sambil santai di coffee shop. High Wycombe juga dekat dengan Bicester Village designer factory outlet sekitar 30 menit dengan kereta, sejam naik bis ke Oxford dan Windsor. Tapi tempat2 ini juga mudah diakses dari London.



Ada satu toko yang selalu agak ketinggalan mulai sale-nya. Tapi pas mulai sale, ga tanggung2 pas hari H buka dari jam 5 pagi.. Ditambah premiere weekend Harry Potter 7 Part 2, jadi ga kalah ramai dengan Oxford Street in central London!

Thanks Ana, next time mungkin bisa share mengenai tempat tinggal yang murah (sambil nunggu sale) dan event apa yang seru di sekitar bulan tersebut. iih, seru yah!

Source: Hana SN (KINDERPLAYS' contributor writer currently live in England)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar